
Daftar Isi
Logo bunga jadi sumber sengketa
Mengapa Louis Vuitton bisa menang?
Batas antara inspirasi budaya dan pelanggaran merek
Jakarta, Frothy Girlz Indonesia
—
Merek teh susu asal China,
Molly Tea
, harus menelan pil pahit setelah kalah dalam sengketa merek
dagang
dengan rumah mode mewah asal
Prancis
, Louis Vuitton. Pengadilan di China memutuskan bahwa logo milik Molly Tea dianggap melanggar hak atas merek dagang yang telah lebih dulu didaftarkan oleh Louis Vuitton.
Kasus ini memicu perdebatan luas di media sosial China, terutama soal perlindungan hak kekayaan intelektual dan penggunaan elemen budaya tradisional dalam identitas sebuah merek.
Menurut laporan media China pada 2 Juli, Pengadilan Menengah Suzhou di Provinsi Jiangsu menyatakan Molly Tea dan salah satu gerai waralabanya di Distrik Wuzhong, Suzhou, telah melanggar tujuh merek dagang bergambar bunga empat kelopak milik Louis Vuitton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam putusannya, pengadilan memerintahkan perusahaan minuman yang berbasis di Shenzhen tersebut untuk menghentikan penggunaan logo yang dipermasalahkan serta membayar ganti rugi sebesar 10,3 juta yuan atau hampir setara dengan Rp27,2 miliar.
Selain membayar ganti rugi, Molly Tea juga diwajibkan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Louis Vuitton.
Logo bunga jadi sumber sengketa
Melansir
The Straits Times
, perselisihan bermula dari kemiripan antara lambang Molly Tea yang menggunakan motif bunga empat kelopak dengan pola monogram ikonik milik Louis Vuitton.
Gugatan diajukan oleh Louis Vuitton pada Mei 2025 dan putusan dibacakan pada 29 Juni 2026. Molly Tea telah menyatakan akan mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi.
Sejak Maret 2024, Molly Tea dan perusahaan afiliasinya diketahui telah mengajukan sejumlah pendaftaran merek dagang dengan desain bunga kepada Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China.
Pengajuan tersebut mencakup berbagai kategori, mulai dari layanan restoran dan akomodasi hingga periklanan dan makanan praktis. Namun, sebagian besar permohonan ditolak. Hanya merek yang memuat tulisan karakter China untuk nama ‘Molly Tea’ yang berhasil memperoleh perlindungan hukum.
Putusan pengadilan tersebut langsung menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial China. Tagar yang membahas gugatan Louis Vuitton terhadap Molly Tea dilaporkan meraih lebih dari 360 juta tayangan.
Sementara topik mengenai pembatalan merek dagang Molly Tea yang dianggap menyerupai Louis Vuitton telah dibaca lebih dari 18 juta kali. Pendapat publik pun terbelah.
Sebagian warganet menilai logo Molly Tea memang terlalu mirip dengan motif khas Louis Vuitton sehingga berpotensi menimbulkan kebingungan. Namun, ada pula yang beranggapan kedua desain memiliki perbedaan visual yang cukup jelas dan menyasar segmen pasar yang sama sekali berbeda.
Tak sedikit pula yang mempertanyakan orisinalitas motif Louis Vuitton. Beberapa pengguna media sosial menilai pola bunga yang digunakan merek mewah tersebut memiliki kemiripan dengan motif tradisional yang telah lama dikenal dalam budaya China.
Mengapa Louis Vuitton bisa menang?
Kang Lixia, mitra di firma hukum kekayaan intelektual Beijing Standzer IP Firm, menjelaskan bahwa setiap pihak yang tidak puas terhadap putusan masih memiliki hak untuk mengajukan banding.
Menurutnya, keberhasilan banding sangat bergantung pada kemampuan pihak yang mengajukan untuk membuktikan bahwa desain yang digunakan memiliki unsur keaslian dan karakter pembeda yang kuat.
Kang menegaskan bahwa motif bunga dan ornamen tradisional yang berasal dari budaya China pada dasarnya merupakan bagian dari ranah publik sehingga dapat digunakan oleh siapa saja. Namun, hukum merek dagang di China menganut prinsip ‘first to file’ atau pihak yang lebih dulu mendaftarkan merek akan memperoleh hak hukum atas merek tersebut.
Artinya, ketika dua pihak mengajukan merek yang sama atau mirip untuk kategori produk yang serupa, pihak yang lebih dulu mendaftar akan mendapatkan perlindungan hukum, sementara pengajuan berikutnya berpotensi ditolak.
Ia juga menyoroti bahwa Louis Vuitton merupakan merek yang sudah terdaftar lebih dahulu dan memiliki tingkat pengenalan yang sangat tinggi di masyarakat. Karena itu, merek tersebut berhak memperoleh perlindungan lintas kategori produk.
“Dalam kondisi tertentu, perlindungan hukum dapat meluas ke kategori produk yang berbeda sehingga menjadi tantangan bagi pihak yang datang belakangan,” ujarnya.
Batas antara inspirasi budaya dan pelanggaran merek
Pengacara kekayaan intelektual dari Beijing Zhongwen Law Firm, Liu Bin, mengajak publik melihat kasus ini secara lebih rasional.
Menurut Liu, dalam hukum merek dagang, sebuah pelanggaran tidak harus menggunakan tanda yang identik dengan merek yang sudah terdaftar. Yang menjadi pertimbangan utama adalah apakah penggunaan tanda tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan di kalangan konsumen.
Ia memahami bahwa banyak masyarakat mempertanyakan bagaimana motif budaya tradisional seharusnya dilindungi dan digunakan secara adil.
“Karena motif-motif tersebut merupakan sumber daya publik, banyak orang beranggapan tidak seharusnya ada pihak yang memiliki hak eksklusif atasnya,” kata Liu.
Meski demikian, ia menekankan bahwa perlindungan hak kekayaan intelektual tidak hanya menyangkut bentuk visual suatu motif, tetapi juga reputasi dan identitas merek yang dibangun perusahaan selama bertahun-tahun.
Menurut Liu, elemen budaya tradisional memang harus tetap terbuka untuk digunakan dan dilestarikan. Namun, penggunaannya dalam konteks komersial tidak boleh sampai menimbulkan kebingungan di pasar atau meniru merek yang telah lebih dahulu dikenal luas.
(tis/tis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Frothy Girlz]
Baca lagi: Pangeran Harry ke London Sendirian, Reuni Raja Charles dan Cucu Molor
Baca lagi: Sinopsis Road to Success, Luka di Balik Misi Bangkitkan Tim Bola
Baca lagi: TRCC Raih Juara Umum Kompetisi Paduan Suara di Hungaria




21 Responses
Narasi ini dibangun di atas fondasi riset yang sangat sehat, memberikan jaminan kredibilitas bagi pembacanya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/pchf4/ terimakasih ya
Tulisannya sangat mengalir, enak dibaca dari awal sampai akhir.https://fisip.unismuh.ac.id/penelitian-dan-pengembangan/
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://issuu.com/epicureannycom/followers yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://pxhere.com/en/user_collections/4505044 yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke http://aizawasayo.s101.xrea.com/sb/log/eid13.html, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Wah, tulisannya daging semua nih. Makasih sharing-nya min! Btw kalau ada yang mau cari referensi tambahan, cek aja di https://vault106.tuxfamily.org/index.php/post/%5BVAULT058%5D-Gregory-Arkadin-Is-Eon?pub=1 karena mirip-mirip pembahasannya.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://hammer.x0.to/cgi/support/support_bbs.cgi?mode=past&log=3044&page=310&bl=3&list=thread juga mengulas hal serupa.
Wah baru kepikiran soal perspektif ini. Makasih admin udah nulis. Tadi sempet browsing juga dan ternyata https://www.winningagent.com/forums/users/sxtransx/ ngebahas hal yang lumayan mirip.
Artikel yang luar biasa, cocok dijadikan rujukan utama.https://magic.ly/rererent/Krisis-Migrasi-Global-Picu-Kebijakan-Ketat-di-Eropa
Sangat direkomendasikan untuk mahasiswa atau peneliti.https://magic.ly/cheesecaxe666/Jus-Nanas:-Kesegaran-Tropis-yang-Meledak-dan-Kaya-Enzim
Paragrafnya tertata dengan baik, sangat memanjakan mata pembaca.https://www.coinbase.com/en-gb/converter/sex/bgn
Struktur kalimatnya sangat baik dan mempermudah pemahaman.https://www.coinbase.com/en-br/converter/sex/mmk
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=293596 juga mengulas hal serupa.
Penyampaiannya tidak menggurui, tapi justru mengajak pembaca untuk merenung.https://blockspot.io/nl/coin/solidsex-tokenized-vesolid/
tirto88 salah satu pusat slot gacor deposit 10k langsung amankan posisi mu akses tirto88 login sekarang
slot depo 5000 dari genting138 sangat rekomen banget bisa main situs slot gacor deposit 5000 lansung akses slot deposit 5000
crazyrich88 situs toto togel terpercaya crazy rich 88 akses langsung situs togel online crazyrich 88
Tulisan ini cukup menenangkan karena penyampaiannya tidak terburu-buru. Saya juga melengkapi bacaan dengan [https://www.techmeme.com/080922/p23](https://www.techmeme.com/080922/p23).
Penjelasannya sangat bernilai karena didasari oleh sumber-sumber yang otentik.https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9981-3/
Bener-bener membuka wawasan baru nih. Makasih sharing-nya! Kebetulan saya juga nemu bahan bacaan yang relate banget di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=285753 cekidot aja guys.
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di https://kldp.org/comment/254308 lumayan buat bahan bacaan ekstra.