
Makassar – Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA604 yang
melayani rute Jakarta-Makassar mengalami gangguan teknis dalam penerbangannya pada Kamis
(3/9). Salah satu roda utama atau main wheel pesawat dilaporkan mengalami pecah ban
saat proses keberangkatan dari Jakarta.
Kondisi tersebut membuat pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, melakukan
persiapan khusus untuk menyambut kedatangan pesawat. Kendati mengalami masalah pada bagian
roda, pesawat akhirnya dapat melakukan pendaratan dengan aman di landasan Bandara Sultan
Hasanuddin.
Pesawat yang digunakan untuk penerbangan GA604 merupakan Boeing 737-800 atau B738. Tidak
terdapat laporan mengenai korban dalam insiden tersebut. Sebanyak 156 penumpang bersama
seluruh awak pesawat dilaporkan berada dalam kondisi selamat setelah pesawat berhenti di
area bandara.
Bandara Sultan Hasanuddin Langsung Siapkan Prosedur Antisipasi
Pgs. General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian, mengatakan
pihak bandara segera mengambil langkah antisipasi setelah menerima pemberitahuan dari Tower
AirNav Indonesia.
Informasi mengenai kondisi roda pesawat diterima pihak bandara sekitar pukul 07.00 WITA.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, pengelola bandara berkoordinasi dengan berbagai
unsur terkait untuk memastikan fasilitas dan personel siap menghadapi kemungkinan kondisi
darurat ketika GA604 tiba.
Salah satu unsur yang langsung dipersiapkan adalah Airport Rescue and Fire Fighting
(ARFF). Sejumlah kendaraan pendukung disiagakan, termasuk kendaraan utama F1, F2, serta
Nurse Tender.
Langkah tersebut merupakan bagian dari persiapan operasional bandara untuk menghadapi
kemungkinan risiko selama proses pendaratan. Koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah
instansi dan unsur pendukung lainnya.
Sejumlah Instansi Terlibat dalam Persiapan Kedatangan
Selain mengerahkan personel dan kendaraan ARFF, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin
berkoordinasi dengan AirNav Indonesia. Komunikasi juga dilakukan bersama Search and Rescue
(SAR), Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), serta Base Rescue Lanud.
Kesiapan berbagai unsur tersebut dilakukan untuk memastikan proses kedatangan GA604 dapat
berlangsung dengan aman. Pihak bandara mempersiapkan sejumlah skenario sambil menunggu
pesawat tiba di Makassar.
GA604 Sempat Go Around Sebelum Mendarat
Dalam proses menuju landasan, pesawat GA604 sempat melakukan go around atau
fly pass. Setelah menjalani proses tersebut, pesawat kemudian melanjutkan
pendaratan di Runway 03 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Pesawat akhirnya menyentuh landasan pada pukul 09.13 WITA. Proses
pendaratan berlangsung aman dan pesawat dapat berhenti tanpa menimbulkan persoalan terhadap
keselamatan penumpang maupun awak kabin.
Setelah pesawat berada dalam posisi berhenti, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan
penanganan sesuai prosedur keselamatan. Kondisi seluruh penumpang dan awak pesawat turut
dipastikan sebelum proses pemindahan dilakukan.
156 Penumpang Dipindahkan ke Terminal
Sebanyak 156 penumpang yang berada di dalam pesawat kemudian dipindahkan menuju terminal
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Proses pemindahan dilakukan menggunakan empat unit
bus yang telah disiapkan.
Seluruh rangkaian pemindahan penumpang berlangsung dengan aman dan tertib. Pihak bandara
memastikan tidak ada penumpang maupun awak pesawat yang mengalami kondisi membahayakan
setelah pesawat berhasil mendarat.
Lukman Mardian menyampaikan apresiasi terhadap koordinasi seluruh unsur yang terlibat.
Menurutnya, keberhasilan penanganan tersebut tidak terlepas dari kesiapan personel serta
komunikasi antarpihak sejak informasi mengenai kondisi GA604 diterima.
Runway Ditutup Sementara untuk Pemeriksaan
Setelah pesawat dipindahkan menuju Parking Stand di area apron untuk menjalani
penanganan teknis, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mengambil langkah lanjutan dengan
menutup sementara Runway 03-21.
Penutupan landasan diberlakukan melalui Notice to Airmen (NOTAM) mulai pukul
09.30 hingga 10.30 WITA. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur
keselamatan setelah adanya insiden pada roda pesawat.
Selama penutupan berlangsung, tim teknik landasan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi
runway. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan tidak terdapat kondisi yang dapat
mengganggu keselamatan penerbangan berikutnya.
Runway Kembali Dibuka Pukul 10.30 WITA
Setelah proses pemeriksaan dan penanganan selesai, Runway 03-21 kembali dibuka pada pukul
10.30 WITA. Landasan tersebut kemudian dinyatakan dapat kembali digunakan untuk mendukung
operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Penanganan insiden GA604 melibatkan koordinasi antara pengelola bandara, AirNav Indonesia,
unsur penyelamatan, serta pihak terkait lainnya. Seluruh proses dilakukan secara bertahap
mulai dari persiapan kedatangan, pendaratan, pemindahan penumpang, penanganan pesawat,
hingga pemeriksaan landasan.
Dengan pesawat berhasil mendarat tanpa korban dan operasional runway dapat kembali normal
dalam waktu sekitar satu jam setelah penutupan, penanganan kejadian tersebut berlangsung
sesuai dengan langkah keselamatan yang telah disiapkan oleh pihak bandara.
Baca lagi: Ruben Onsu Teguh Tuntut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Baca lagi: AFA Beri Penghormatan Menit 10 untuk Lionel Messi
Baca lagi: Kolaborasi Spesial Regan Harney x Bali United FC, Terinspirasi Tridatu


