
Daftar Isi
1. Tes aroma kurang cermat
2. Tester menua
3. Iklim
4. Cara penyimpanan kurang tepat
5. Kualitas produksi berbeda
6. Kimia kulit berubah
Jakarta, Frothy Girlz Indonesia
—
Aroma
parfum
begitu memikat hingga kamu memutuskan beli. Namun setelah dipakai, aromanya jadi beda. Kamu tidak sedang berhalusinasi sebab fenomena ini dipengaruhi beberapa faktor.
Mungkin kamu kecewa dengan produknya atau menyalahkan diri karena tidak teliti dalam membeli. Kamu membeli parfum yang sama berharap mendapat sensasi serupa tapi yang terjadi sebaliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jason Lee, pendiri Scent by Six, berkata parfum bukan benda statis. Parfum berevolusi seiring paparan udara, suhu, kimia kulit, dan pemakainya sendiri.
“Selama bertahun-tahun saya menciptakan wewangian, saya telah belajar bahwa parfum itu hidup, bukan formula tetap. Cairan yang sama mengendap, bernapas, dan bereaksi berbeda dari meja ke kulit, jadi botol yang Anda bawa pulang dapat menceritakan kisah yang sedikit berbeda dari yang Anda sukai,” ujar Lee seperti dikutip dari
CNA
.
Kenapa bisa beda? Berikut beberapa alasannya.
1. Tes aroma kurang cermat
Kebanyakan orang menjajal parfum lewat kertas. Cara ini praktis dan cepat tapi tidak memamerkan seluruh potensi parfum.
Saat berinteraksi dengan kulit, aroma parfum baru bisa tercium. Sebaiknya semprotkan parfum di titik nadi (pergelangan tangan atau siku) lalu biarkan meresap alami dan diamkan.
“Batasi diri Anda hanya pada satu atau dua aroma, semprotkan, tinggalkan, dan nilai setelah 30 menit. Suatu aroma berkembang dalam beberapa bab, dan aroma tersebut layak mendapatkan kesabaran yang sama seperti yang Anda berikan pada sebuah cerita yang bagus,” kata Lee.
2. Tester menua
Tester parfum bisa saja sudah bertengger selama berbulan-bulan sebelum kamu coba. Setiap semprotan bakal memasukkan udara ke dalam botol dan membuat cairan parfum terpapar oksidasi. Profil aroma pun berubah secara halus.
Dalam beberapa kasus, oksidasi melembutkan aroma top notes dan membawa base notes ke permukaan.
3. Iklim
Kinerja wewangian sangat dipengaruhi iklim. Panas dan kelembapan meningkatkan penguapan molekul wewangian sehingga aromanya makin kuat. Sebaliknya, udara dingin cenderung mengurangi intensitas aroma parfum.
Suasana toko yang terang plus paparan AC jelas beda dengan ruangan panas atau jalanan yang lembap. Tak heran aroma parfum jadi lebih ringan dan lembut di toko.
4. Cara penyimpanan kurang tepat
Parfum bakal awet jika disimpan dengan cara yang tepat. Jika kamu merasa aroma parfum kamu berbeda dengan saat dicoba di toko, makan bisa jadi ini akibat cara penyimpanan yang kurang benar.
Lee menyarankan untuk menyimpan parfum di laci, kotak tertutup, gelap, dan bukan di ambang jendela/
5. Kualitas produksi berbeda
Banyak parfum menggunakan bahan-bahan alami seperti, mawar, melati, jeruk, dan cendana. Karakteristiknya bisa saja bervariasi dari panen ke panen.
Meski perusahaan sudah menjaga kualitas dan konsistensi produk, variasi dari satu batch ke batch lain bukan hal yang aneh.
6. Kimia kulit berubah
Aroma parfum bisa berbeda saat berinteraksi dengan kulit. perbedaan ini dipengaruhi kadar minyak kulit, hormon, stres, obat-obatan, dan diet harian.
Hal ini yang membuat parfum yang sama bisa punya aroma berbeda saat kamu pakai dan orang lain pakai.
“Kimia kulit berubah seiring usia, musim, dan stres, jadi bahkan aroma khas pun dapat diam-diam tumbuh dan berkembang bersamamu,” kata Lee.
(els)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Frothy Girlz]
Baca lagi: Bocah 11 Tahun Nekat Bawa Truk Tabrak Rombongan Biksu, 8 Orang Tewas
Baca lagi: Sutradara Beber Beda Agent Kim Reactivated dari Film Taken
Baca lagi: Tiket Konser BOYNEXTDOOR di Jakarta 2026 Mulai dari Rp1,8 Juta




18 Responses
Penulis tidak hanya berbagi ilmu, tapi juga membagikan kebijaksanaan lewat artikel ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9881-2/ saya tunggu artikel bagus lainnya
Sebuah kajian komersial/profesional yang ditulis dengan ketepatan tinggi dan sangat pragmatis http://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/activities/page/31/
Penulis berhasil memetakan isu pelik ini menjadi ulasan yang begitu runtut. Khazanah baru bagi memori saya https://forexea.forumotion.com/t106-cryptocash-finance-exchange-e-money-and-cryptocurrencies artikel ini memanglah sangat bagus
Penyajian yang sangat lugas tanpa mengorbankan kedalaman makna materi aslinya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/77/saya tertarik membaca nya kembali
Tulisan ini berhasil menetapkan tolok ukur baru bagi penulisan artikel edukatif yang ideal http://www.kufirst.center.ku.ac.th/thai-national-symposium-for-probiotics-and-lactic-acid-bacteria-2020/
Narasi ini dibangun di atas fondasi riset yang sangat sehat, memberikan jaminan kredibilitas bagi pembacanya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/pchf4/ terimakasih ya
Penulis tidak sekadar memaparkan hambatan, tetapi menyertakan instrumen evaluasi diri yang sangat berguna https://www.kufirst.center.ku.ac.th/frontier-in-food-2023-1/
Sebuah karya yang merefleksikan dedikasi tinggi penulisnya dalam melakukan riset mendalam https://nyc.streetsblog.org/2015/02/27/the-enormous-promise-of-a-carbon-tax-and-dividend
Penjelasannya super lengkap dan gampang dipahami. Saya juga nemu artikel bagus yang bahas ini lebih dalam di https://blogs.bgsu.edu/artc4180jtdroui/2018/09/20/art-museum-visit/ siapa tau ngebantu.
Wah baru kepikiran soal perspektif ini. Makasih admin udah nulis. Tadi sempet browsing juga dan ternyata https://www.winningagent.com/forums/users/sxtransx/ ngebahas hal yang lumayan mirip.
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=456150 juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Artikel ini memberikan bekal konseptual yang sangat kuat untuk mengantisipasi disrupsi teknologi di masa mendatang https://www.lib.cet.ac.il/Pages/sub.asp?item=18514&page=1&type=site&rel=1 , memang bagus isi dari artikel ini
Mantap jiwa tulisannya!https://www.coinbase.com/nl/converter/sex/jpy
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://kldp.org/comment/352031 yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Saya senang menemukan artikel yang disusun dengan rapi seperti ini. Sebagai pelengkap bacaan, saya juga mengunjungi https://blogs.opovo.com.br/girolusofono/2019/03/04/inscricoes-abertas-para-premio-literario-da-lusofonia-adriano-moreira/.
Terima kasih atas waktu dan usaha dalam membuat artikel ini. Saya juga sempat membaca informasi dari [https://www.techmeme.com/080924/p97](https://www.techmeme.com/080924/p97).
Saya suka dengan cara penyampaiannya yang santai tetapi tetap informatif. Ada juga bacaan menarik di [http://ftp.icm.edu.pl/packages/linux-documentation/pub/Linux/docs/ldp-archived/linuxfocus/Francais/July2002/article245.shtml](http://ftp.icm.edu.pl/packages/linux-documentation/pub/Linux/docs/ldp-archived/linuxfocus/Francais/July2002/article245.shtml).
Narasi yang dibangun sangat kuat hingga mampu mengaduk-aduk emosi positif pembaca.https://www.kufirst.center.ku.ac.th/10237-2/